Apakah anda pernah menghadapi masalah Air Dryer yang sering mati mendadak?
Perawatan Air Dryer
Masalah yang dihadapi:
Air Dryer sering mati mendadak (trip).
Hasil pemeriksaan:
Ini adalah beberapa kemungkinan penyebabnya:
- Celah ventilasi Air dryer tertutup oleh debu dan partikel partikel asing.
- Udara yang masuk dari kompresor ke Air Dryer terlalu panas, sedangkan yang diijinkan dibawah 35’C.
- Suhu ruangan juga terlalu panas,yang diijinkan seharusnya sekitar dibawah 40’C.
- Penempatan Air Dryer yang terlalu dekat ke dinding,seharusnya paling sedikit 60cm jarak Air dryer ke dinding, supaya fan motor Air Dryer bisa mendinginkan kondensor dengan baik.
Solusi yang diberikan:
Solusi untuk masalah tersebut di atas:
- Ventilasi tertutup. Bersihkan dengan cara meniup celah ventilasi air dryer tersebut dengan memakai air gun.
- Udara yang masuk dari kompresor ke Air Dryer terlalu panas. Kami sarankan penempatan Air Dryer dijauhkan dari compressor atau penambahan alat yang disebut After Cooler.
- Suhu ruangan terlalu panas. Sirkulasi udara di sekitar Air Dryer harus mengalir dan jauhkan Air Dryer dari dinding, sedikitnya 60 cm.
Agar Air Dryer tidak mati mendadak, lakukan maintenance/pemeliharaan terhadap Air dryer seperti ini:
- Periksa temperatur evaporator dan tekanannya dengan cara cek evaporating temperature & pressure yg sudah ada di SMC Air Dryer.
- Periksa suhu udara masukan dengan menggunakan thermocouple thermometer atau infrared thermometer.
- Periksa suhu ambient ( 40°C atau kurang) dan proper ventilasi kondenser) dengan menggunakan infrared thermometer.
- Periksa operasi mekanik drainase dengan Membersihkan Stariner Auto Drain. Cara membersihkan strainer Auto Drain yaitu Buang debu yang tersimpan dalam Strainer Auto Drain setiap bulan. Gunakan sabun natural untuk membersihkan. Jika terlalu kotor, ganti dan perpendek waktu pemeliharaan dari waktu berikutnya.
- Periksa kondenser terhadap kotoran dan bersihkan secara berkala. Cara membersihkan kondensor yaitu dengan membersihkan celah ventilasi (suction grille). Bersihkan debu & partikel asing dari area ventilasi dengan menggunakan vacuum cleaner atau blower sebulan sekali.
- Pengecekan Power Supply ( Ampere ).Pastikan Arus listrik masuk lebih rendah dari arus rata-rata dengan mengecek menggunakan Tang Ampere ( Multi Meter Clamp).\
- Pengecekan Kebocoran Refrigerant ( Ampere ). Pastikan tidak ada kebocoran refrigerant dengan menggunakan detektor kebocoran.
- Perhatikan Gauge Evaporating Temperatur Air Dryer . Bila Air Dryer dalam keadaan nyala (ON) :
- Jarum Gauge Evaporating Temp menunjuk di posisi hijau, maka Air Dryer dalam keadaan bagus.
- Jarum Gauge evaporating Temp menunjuk di luar area hijau (di atas atau di bawah) maka Air Dryer bermasalah.
Supaya Air Dryer berfungsi dengan baik dan berumur panjang, kami sarankan untuk dilakukan perawatan secara berkala.
Untuk memesan atau melihat barang yang disebutkan di dalam artikel ini...